cara membuat menu bar sederhana dan mudah di blog


Menubar atau bisa juga di sebut navigasi menu berfungsi sebagai tempat link agar pengunjung blog kalian mudah mengunjungi halaman penting blog kalian. Seperti halaman postingan / halaman kategori (label). dan Cara Membuat Menubar pada tutorial kali ini yaitu pada template klasik blogger (official) jadi bukan untuk custom template ya. Untuk memasang menubar pada template klasik sangatlah sederhana dan mudah. Ikuti langkah - langkah di bawah ini:

1. Login ke Blogger
2. Tata Letak
3. Tambah Gadget
4. HTML / Javascript
5. Pasang kode di bawah ini
<div id="navcontainer">
<ul id="navlist">
<li><a href="http:/dimasera-ketikajarikumenari.blogspot.com ">Home</a></li>
<li><a href="http:/dimasera-ketikajarikumenari.blogspot.com /search/label/Tutorial">Tutorial</a></li>
<li><a href="http:/dimasera-ketikajarikumenari.blogspot.com /search/label/program">Program</a></li>
<li><a href="http:/dimasera-ketikajarikumenari.blogspot.com/search/label/Computer">Computer</a></li>
</ul>
</div>
Keterangan:
  • Ganti tulisan yang Berwarna Merah dengan alamat link yang ingin sobat tambahkan ke menubarseperti link Kategori / link postingan / lainnya
  • Ganti tulisan yang berwarna Biru dengan judul link itu.
6. Simpan

Selesai deh sob, sederhana kan? yaudah deh sampai disini dulu ya. Selamat Mencoba!!!

Readmore → cara membuat menu bar sederhana dan mudah di blog

CARA MEMBUAT DUA PARAGRAF DALAM SATU KOLOM EXCEL


CARA MEMBUAT DUA BARIS KETIKAN DALAM SATU KOLOM EXCEL
Sebenarnya caranya cukup sederhana untuk membuat dua paragraph dalam satu sel/kolom excel seperti di bawah ini jadi langsung sajalah:mulailah mengetik dan jika ingin membuat ketikan baris ke dua nah..baru tekan  ALT+Enter

Readmore → CARA MEMBUAT DUA PARAGRAF DALAM SATU KOLOM EXCEL

dasar manajemen keuangan


Dasar Manajemen Keuangan
Peran dan Keputusan Manajemen
Keuangan
Sumber :
Bambang Riyanto
Syafarudin Alwi
Arthur J. Keown

Apakah Keuangan ?
• Manajemen keuangan berkepentingan
dengan bagaimana cara menciptakan dan
menjaga nilai ekonomis atau
kesejahteraan
• dalam pengambilan keputusan keuangan
harus berfokus pada penciptaan
kesejahteraan
MK1_bab_1

Contoh
• Perusahaan Microsoft tahun 2005 nilai pasar
US $ 46 milyar, nilai investasi mencapai US $
17 milyar
• Parusahaan IBM nilai pasar US $ 54 milyar
pada tahun 2005 dan nilai investasinya
sebesar US $ 70 milyar
• Maka perusahaan Microsoft telah memberikan
tingkat kesejahteraan pemegang saham
dibanding perusahaan IBM

Manajemen Keuangan
• Manajemen yang mengkaitkan perolehan,
pembelanjaan/pembiayaan dan
manajemen aktiva dengan tujuan secara
menyeluruh dari suatu perusahaan
MK1_bab_1

Keputusan Manajemen Keuangan
• Keputusan Investasi
• Keputusan Pembelanjaan dan
Pembiayaan
• Keputusan Manajemen Aktiva


Tujuan Manajemen Keuangan
• Tujuan manajemen keuangan melihat pada
tujuan perusahaan, yaitu
– Memaksimumkan laba
– Memaksimumkan kesejahteraan pemegang
saham
– Memaksimumkan kesejahteraan pemegang
saham dengan tidak melepaskan tanggung jawab social.
Peranan Manajemen Keuangan
• Bertanggung jawab terhadap keputusan
– Perolehan
– Pembiayaan
– Pengelolaan aktiva
• Pengalokasian sumber-sumber ekonomi
agar meningkatkan pertumbuhan
ekonomi
• Dapat menghadapi perubahan lingkungan
dalam alokasi aktiva
MK1_bab_1


Tanggung Jawab Manajer Keuangan
• Peramalan dan perencanaan keuangan
• Keputusan besar dalam investasi dan
pembiayaan
• Pengkoordinasikan dan pengendalian
• Interaksi dengan pasar modal
MK1_bab_1

Teori Keuangan
• Teori keuangan pada prinsipnya
menjelaskan tentang bagaimana orang
atau perusahaan seharusnya berperilaku
dan kemudian dikembangkan teori lebih formal untuk mempelajari perilaku orang
atau perusahaan

Asumsi Teori Keuangan
1. Tidak ada biaya transaksi atau
borkerage costs
2. Tidak ada pajak
3. Terdapat begitu banyak penjual dan
pembeli sehingga tak seorangpun
mampu mempengaruhi harga pasar
saham
4. Baik penjual maupun pembeli adalah
price taker

Asumsi Teori Keuangan
1.Baik individu maupun perusahaan
mempunyai akses yang sama ke pasar
modal
2. Informasi tersedia untuk semua pelaku pasar
modal tanpa biaya atai no information costs
3. Semua pelaku mempunyai harapan yang
sama atau homogeneous expectaions
4. Tidak ada biaya yang berkaitan dengan
financial distress



Teori Struktur Modal
• Franco Modigliani dan Merton Miller tahun 1958, mempublikasikan teori manajemen keuangan modern “ Bahwa nilai perusahaan tidak dipengaruhi oleh struktur modal “

• Dengan asumsi :
– Pasar modal efisien
– Menggunakan satu proses arbtrase untuk membuktikan bahwa struktur modal tidak relevan
MK1_bab_1

Pembuktian
• Jika nilai perusahaan yang menggunakan hutang ternyata lebih tinggi dari pada nilai perusahaan yang tidak menggunakan hutang, maka investor yang memiliki saham
di perusahaan yang dibiayai dengan hutang dapat meningkatkan pendapatannya dengan menjual sahamnya dan menggunakan dana tersebut ditambah dengan hutang untuk membeli saham perusahaan yang tidak memiliki hutang
Pembuktian
• Pengruh transaksi ini akan mengakibatkan harga saham perusahaan yang memiliki hutang menurun dan harga saham yang tidak memiliki hutang akan menaik, dan proses ini akan terhenti jika kedua harga sama sama
• Jadi menurut Modigliani dan Miller harga saham tidak ditentukan oleh struktur modal
MK1_bab_1
• Pada tahun 1963 Modigliani dan Miller mempublikasikan teori kedua, yaitu “ Memperhatikan pajak “
• Dengan adanya pajak maka nilai perusahaan dan harga saham dipengaruhi oleh struktur modal.
• Semakin tinggi proporsi hutang digunkan maka semakin tinggi harga saham
• Dengan demikian penggunaan hutang mengakibatkan pendapatan setelah pajak yang tersedia bagi pemegang saham menjadi lebih besar dari pada jika perusahaan tidak menggunakan hutang
MK1_bab_1
• Dalam peneliatan lanjutan “ bahwa penggunaan hutang memang akan meningkatkan nialia perusahaan “, tetapi pada suatu titik tertentu yaitu struktur modal optimum, nilai perusahaan akan menurun dengan semakin besarnya proporsi hutang dalam struktur modalnya.
• Kesimpulan ; Pada jumlah tertentu penggunaan hutang lebih baik, tetpi kelebihan hutang begitu besar tidak baik bagi perusahaan (terdapat trade off biaya dan manfaat )
MK1_bab_1

Teori Deviden
• Franco Modigliani dan Merton Miller menguji pengaruh kebijakan deviden terhadap harga saham
• Kesimpulanya ; Bahwa kebijakan deviden seperti halnya struktur modal adalah tidak relevan
• Pembayaran deviden akan mengakibatkan berkurangnya laba ditahan ayng tersedia untuk pembiayaan investasi.
MK1_bab_1

Teori Portofolio
• Protofolio adalah sekumpulan aset baik aset riil maupun aset finansial.
• Tahun 1952 Harry Markowits dalam teori :
“Risiko dapat dikurangi dengan cara mengkombinasikan aset kedalam satu portofolio “, kunci pemikirannya adalah bahwa return aset tidak selalu berkorelasi positif satu sama lain secara sempurna
MK1_bab_1

Capital Asset Pricing Model
• Tahun 1959 Jon Lintner, Jan Moisin dan William Sharpe mengembangkan capital asset pricing model
– CAPM – yang menunjukan hubungan antara
risiko dengan return
• Dengan CAPM dapat dijelaskan bahwa return suatu aset adalah fungsi dari risk free rate atau tingkat keuntungan bebas risiko, tingkat keutungan yang disyaratkan atas portofolio pasar dan volatility return aset relatif terhadap return portofolio pasar yang ditunjukan oleh koefisien beta
MK1_bab_1

Teori OPSI
• Opsi adalah suatu hak – bukan kewajiban – untuk menjual atau membeli suatu aset dengan harga tertentu selama jangka waktu tertentu.
• Opsi tidak memiliki nilai negatifn jika nilai negatif maka pemegang opsi tidak perlu mengeksekusi opsinya
• Tahun 1973 Fischer Black dan Myron Scholes mempublikasikan “ Black-Scholes option pricing model – OPM “
MK1_bab_1

Efisien Pasar
• Hipotesis efisien pasar – the efficient markets hypothesis – EMH,
• Pasar yang efisien adalah satu pasar dimana harga mencerminkan semua informasi yang diketahui.
• Semua analis menerima dan mengevaluasi informasi baru yang berkaitan dengan setiap saham pada waktu yang hampir sama
MK1_bab_1
• Pasar dikatakan secara informational efisien
– Informasi harus dapat diperoleh tanpa biaya dan tersedia bagi semua partisipan pasar modal pada saat yang sama
– Tidak ada biaya transaksi, pajak dan barrier transaksi lainnya
– Semua partisipan pasar modal bersikap rasional yaitu mereka selalu ingin memaksimalkan expected utility
MK1_bab_1
Bentuk Pasar Modal Menurut EMH
• Bentuk lemah – Weak form efficiency
• Bentuk agak kuat – Semistrong form
afficiency
• Bentuk kuat – Strong form efficiency
MK1_bab_1

Implikasi EMH
• Bagi investor
– Strategi yang optimal adalah mencakup pemilihan tingkat risiko yang tepat, penciptaan portofolio yang
sesuai dengan tingkat risiko yang diinginkan dan minimisasi biaya transaksi
• Bagi manajer
– Bahwa nilai perusahaan tidak ditentukan oleh transaksi financial markets; karena transaksi finacial
markets memiliki net present value sam dengan nol, maka nilai perusahaan hanya dapat ditingkatkan
melalui tarsaksi product markets
MK1_bab_1
Teori Keagenan
• Tujuan perusahaan adalah memaksimumkan kemakmuran pemegang saham, tetapi kenyataannya
para menejer memiliki tujuan lain yang bertentangan.
• Sering terjadi konflik :
– Konflik kepentingan antar agen; manajer dengan pemegang saham
– Konflik antara stockholders dan debtholders
MK1_bab_1
Teori Informasi Asymetrik
• Informasi asymetrik adalah jika seorang manejer mengetahui prospek perusahaan lebih baik dari
analisis atau investor
• Informasi asymetrik terjadi diantara dua
kondisi ekstrem, yaitu :
– Perbedaan informasi yang kecil sehingga tidak mempengaruhi manajemen
– Perbedaab yang sangat signifikan sehingga sangat berpengaruh terhadap manajemen dan harga saham
• Dampak potensial dari informasi asymetrik adalah “ Kegagalan Pasar “
• Teori informasi asymetrik sangat berperan dalam manajemen keuangan, dengan adanya informasi yang tidak simetrik antara insider dengan investor mengakibatkan kebijakan perusahaan direspon tidak seperti yang diharapkan

TERIMA KASIH……………..SEMOGA BERMANFAAT,…………….




Readmore → dasar manajemen keuangan

cara menganalisa usaha kecil menengah


Manajemen Agribisnis
Peratama tama saya ucapkan terimakasih kepada dosen saya Bpk.Supadma, SPt, MP yang telah memberikan ilmu ini dan menurut saya ini sangat bermanfaat bagi wirausahawan untuk memulai bisnis,oleh sebab itu saya  membagi ilmu ini dengan kawan kawan lain

BERTERNAK AYAM  BROILER.
RUMUS
       DF = 1 /( 1+  i )
       NPV = RPV – CPV
       IRR (Internal Rate of Return) = (((RPV-CPV)/RPV )x DF2 – DF1 )+ DF1
       R/C Ratio  = Perbandingan antara penerimaan dan Biaya
       Keterangan :
i = bunga bank
Df1 = Tingkat suku bunga berlaku
Df 2= Tingkat suku bunga diprediksikan
       Penjelasan ;
NPV  ;berguna untuk mengetahui usaha dalam waktu tertentu dan suku bunga bank yang diprediksikan.
IRR ; Berguna untuk mengetahui kekuatan  modal yg diinvestasikan dalam usaha pada suku bunga tertentu dan diprediksikan
R/C Ratio ; Berguna untuk mengetahu  tingkat kemampuan perusahaan dalam  menghasilkan pendapatan.
ANALISIS USAHA TANI AYAM BROILER

( A.  Input/ Biaya )
No.
URAIAN
TAHUN KE



I
II
III
IV
V
VI
VII
VIII
JUMLAH
I
BIAYA TETAP










Sewa Tempat / Lahan
500.000
500.000
500.000
500.000
500.000
500.000
500.000
500.000
4.000.000

Pembuatan Kandang
36.000.000


2.000.000

2.000.000

2.000.000
42.000.000

Induk Buatan
300.000

300.000

300.000

300.000

1.200.000

Peralatan Kandang
15.000.000







15.000.000

Listrik
1.500.000
1.500.000
1.500.000
1.500.000
1.500.000
1.500.000
1.500.000
1.500.000
12.000.000

Mesin Pompa
5.000.000


300.000

300.000

200.000
5.800.000

Jumlah Biaya Tetap ( I )
58.300.000
2.000.000
2.300.000
4.300.000
2.300.000
4.300.000
2.300.000
4.200.000
80.000.000

ANALISIS USAHA TANI AYAM BROILER ( A.  Input/Biaya )
No.
URAIAN
TAHUN KE



I
II
III
IV
V
VI
VII
VIII
JUMLAH
II
BIAYA TIDAK TETAP/VARIABEL










Tenaga Kerja










Anak Kandang 2 0r x 5 x Rp.750.000
7.500.000
7.500.000
7.500.000
7.500.000
7.500.000
7.500.000
7.500.000
7.500.000
60.000.000

Satpam 1 or x 5 x 750.000
3.750.000
3.750.000
3.750.000
3.750.000
3.750.000
3.750.000
3.750.000
3.750.000
30.000.000

Jumlah Biaya Tenaga Kerja
11.250.000
11.250.000
11.250.000
11.250.000
11.250.000
11.250.000
11.250.000
11.250.000
90.000.000

Sarana Produksi










DOC ( 50000 ekor)
112.500.000
112.500.000
112.500.000
112.500.000
112.500.000
112.500.000
112.500.000
112.500.000
900.000.000

Pakan Starter 5000 ek
25.000.000
25.000.000
25.000.000
25.000.000
25.000.000
25.000.000
25.000.000
25.000.000
200.000.000

Obat-obatan
1.000.000
1.000.000
1.000.000
1.000.000
1.000.000
1.000.000
1.000.000
1.000.000
8.000.000

Pakan Grower
312.500.000
80.000
160.000
240.000
320.000
400.000
400.000
400.000
314.500.000

Jumlah Biaya Sarana Produksi
451.000.000
138.580.000
138.660.000
138.740.000
138.820.000
138.900.000
138.900.000
138.900.000
1.422.500.000

Jml. Biaya Variabel ( II )
462.250.000
149.830.000
149.910.000
149.990.000
150.070.000
150.150.000
150.150.000
150.150.000
1.512.500.000

TOTAL BIAYA
520.550.000
151.830.000
152.210.000
154.290.000
152.370.000
154.450.000
152.450.000
154.350.000
1.592.500.000

ANALISIS USAHA TANI AYAM BROILER ( B.  Output/Pendapatan )
No.
URAIAN
TAHUN KE



I
II
III
IV
V
VI
VII
VIII
JUMLAH

Produksi
23.750
22.500
23.750
23.750
22.500
22.500
22.500
22.500
183.750

Harga
22.500
22.500
22.500
22.500
22.500
22.500
22.500
22.500
22.500

Pendapatan
534.375.000
506.250.000
534.375.000
534.375.000
506.250.000
506.250.000
506.250.000
506.250.000
4.134.375.000

ANALISIS USAHA TANI AYAM BROILER ( C.  Analisis Net Present Value /NPV )
THN.
PENERIMAAN (R)
BIAYA (C)
DF ( % )
RPV ( % )
CPV ( % )
NPV ( % )
Ke
( Rp )
( Rp )
18
25
18
25
18
25
18
25
1
534.375.000
520.550.000
1,000
1,000
534.375.000
534.375.000
520.550.000
520.550.000
13.825.000
13.825.000
2
506.250.000
151.830.000
0,847
0,800
429.025.424
405.000.000
128.669.492
121.464.000
300.355.932
283.536.000
3
534.375.000
152.210.000
0,718
0,640
383.779.805
342.000.000
109.314.852
97.414.400
274.464.953
244.585.600
4
534.375.000
154.290.000
0,609
0,512
325.237.123
273.600.000
93.905.657
78.996.480
231.331.465
194.603.520
5
506.250.000
152.370.000
0,516
0,410
261.118.118
207.360.000
78.590.751
62.410.752
182.527.367
144.949.248
6
506.250.000
154.450.000
0,437
0,328
221.286.541
165.888.000
67.511.518
50.610.176
153.775.022
115.277.824
7
506.250.000
152.450.000
0,370
0,262
187.530.967
132.710.400
56.472.288
39.963.853
131.058.679
92.746.547
8
506.250.000
154.350.000
0,314
0,210
158.924.548
106.168.320
48.454.329
32.369.541
110.470.219
73.798.779
JMLH
4.134.375.000
1.592.500.000


2.501.277.525
2.167.101.720
1.103.468.887
1.003.779.202
1.397.808.637
1.163.322.518

R/C Ratio ( 18 % )
2,266740416









IRR  (18 % )
21,91









ANALISIS USAHA TANI AYAM BROILER ( D.  Analisis  Pay Back Periode)
Tahun
PENERIMAAN
BIAYA
Keuntungan
Saldo
Ke
( Rp )
( Rp )
( Rp )
( Rp )
1
534.375.000
520.550.000
13.825.000
13.825.000
2
506.250.000
151.830.000
354.420.000
368.245.000
3
534.375.000
152.210.000
382.165.000
750.410.000
4
534.375.000
154.290.000
380.085.000
1.130.495.000
5
506.250.000
152.370.000
353.880.000
1.484.375.000
6
506.250.000
154.450.000
351.800.000
1.836.175.000
7
506.250.000
152.450.000
353.800.000
2.189.975.000
8
506.250.000
154.350.000
351.900.000
2.541.875.000
JMLH
4.134.375.000
1.592.500.000
2.541.875.000


ANALISIS USAHA TANI AYAM BROILER ( D.  Analisis  Pay Back Periode)
Tahun
RPV (18)
CPV (18)
Keuntungan
Saldo
Ke
( Rp )
( Rp )
( Rp )
( Rp )
1
534.375.000
520.550.000
13.825.000
13.825.000
2
429.025.424
128.669.492
300.355.932
314.180.932
3
383.779.805
109.314.852
274.464.953
588.645.885
4
325.237.123
93.905.657
231.331.465
819.977.350
5
261.118.118
78.590.751
182.527.367
1.002.504.717
6
221.286.541
67.511.518
153.775.022
1.156.279.739
7
187.530.967
56.472.288
131.058.679
1.287.338.418
8
158.924.548
48.454.329
110.470.219
1.397.808.637
JMLH
2.501.277.525
1.103.468.887
1.397.808.637


ANALISIS USAHA TANI AYAM BROILER ( D.  Analisis  Pay Back Periode)
Tahun
RPV (25)
CPV (25)
Keuntungan
Saldo
Ke
( Rp )
( Rp )
( Rp )
( Rp )
1
534.375.000
520.550.000
13.825.000
13.825.000
2
405.000.000
121.464.000
283.536.000
297.361.000
3
342.000.000
97.414.400
244.585.600
541.946.600
4
273.600.000
78.996.480
194.603.520
736.550.120
5
207.360.000
62.410.752
144.949.248
881.499.368
6
165.888.000
50.610.176
115.277.824
996.777.192
7
132.710.400
39.963.853
92.746.547
1.089.523.739
8
106.168.320
32.369.541
73.798.779
1.163.322.518
JMLH
2.167.101.720
1.003.779.202
1.163.322.518

SELESAI…,TERIMAKASIH ATAS PERHATIANNYA SAYA BERHARAP INI BERMANFAAT BAGI KAWAN KAWAN YANG HENDAK BELAJAR BERWIRAUSAHA……………GOOD LUCK

Readmore → cara menganalisa usaha kecil menengah